Cirebon — Nada demi nada dipersiapkan. Suara demi suara diselaraskan. Dalam suasana latihan yang penuh konsentrasi, Tim Angel Choir kembali melaksanakan latihan rutin pada Senin, 5 Oktober 2026, sebagai bagian dari persiapan intensif menuju tugas pelayanan koor dalam Misa Ekaristi Minggu Biasa XXIX.
Pelayanan tersebut akan dilaksanakan pada Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB bertempat di Gereja Paroki Santo Yosef Cirebon.
Latihan kali ini tidak sekadar berfokus pada kemampuan menyanyikan lagu dengan tepat, tetapi juga pada bagaimana setiap anggota mampu membangun kesatuan suara, memahami karakter musik liturgis, menjaga ketepatan ritme dan intonasi, serta menghadirkan ekspresi musikal yang sesuai dengan suasana perayaan Ekaristi.
Salah satu repertoar yang menjadi bagian dari persiapan adalah Ordinarium karya J.A. Korman. Melalui latihan yang dilakukan secara bertahap dan intensif, anggota Angel Choir diarahkan untuk semakin memahami struktur musikal sekaligus makna liturgis dari setiap bagian yang akan dinyanyikan.
Bagi Angel Choir, bernyanyi dalam liturgi bukan semata-mata tentang tampil di hadapan umat. Bernyanyi adalah bagian dari pelayanan. Setiap suara memiliki tempatnya masing-masing dan setiap anggota memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseluruhan harmoni.
Di sinilah latihan menjadi lebih dari sekadar proses musikal. Para anggota belajar bahwa sebuah paduan suara tidak dibangun oleh satu suara yang paling kuat, melainkan oleh banyak suara yang bersedia mendengarkan, menyesuaikan diri, dan berjalan dalam satu harmoni.
“Dalam paduan suara, kita tidak dituntut untuk menjadi suara yang paling menonjol. Kita belajar bagaimana suara kita dapat menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.”
Nilai tersebut menjadi salah satu semangat yang terus dibangun dalam setiap proses latihan Angel Choir. Disiplin, kebersamaan, kepekaan musikal, tanggung jawab, dan kemampuan untuk saling mendengarkan menjadi bagian penting dari perjalanan mereka menuju tugas pelayanan.
Persiapan menuju Misa Ekaristi Minggu Biasa XXIX pun tidak berhenti pada satu kali latihan. Latihan rutin dan pemantapan akan terus dilakukan untuk memastikan setiap bagian dapat dipersiapkan dengan baik sebelum hari pelaksanaan.
Pada akhirnya, tujuan Angel Choir bukan sekadar menghasilkan penampilan yang indah, tetapi menghadirkan harmoni yang mampu mendukung suasana doa dan perayaan liturgi.
Karena dalam sebuah pelayanan musik, nada yang tepat memang penting. Namun hati yang hadir dalam pelayanan jauh lebih penting.
Angel Choir — Many Voices, One Harmony, One Spirit. ????





Komentar Berita
Sampaikan tanggapan dengan sopan dan saling menghargai.
Login dengan Google untuk ikut berkomentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi tanggapan.