Semua berita

Kegiatan BIMTEK Penguatan SPMI "Pemanfaatan Dana BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 Gugus 34 Kota Cirebon"

Guru SMA Putra Nirmala mengikuti Bimtek Penguatan SPMI Gugus 34 Kota Cirebon bersama Dr. Asep Mulyana, M.Pd., untuk meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola sekolah.

Kegiatan BIMTEK Penguatan SPMI "Pemanfaatan Dana BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 Gugus 34 Kota Cirebon"

Guru SMA Putra Nirmala mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan tema “Pemanfaatan Dana BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 Gugus 34 Kota Cirebon”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 08.00–16.00 WIB, bertempat di SMA Telekomunikasi Sekar Kemuning Cirebon selaku penyelenggara kegiatan. Bimtek ini menghadirkan Dr. Asep Mulyana, M.Pd., sebagai pemateri.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pretest, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi, pengerjaan tugas kelompok, presentasi, refleksi, dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, Bapak dan Ibu Guru memperoleh pemahaman mengenai tata kelola serta peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Materi yang disampaikan meliputi Standar Nasional Pendidikan (SNP), Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), pemanfaatan Rapor Pendidikan, serta penerapan SPMI di satuan pendidikan.

Pada materi Standar Nasional Pendidikan, Dr. Asep Mulyana, M.Pd., menjelaskan delapan standar yang menjadi acuan minimal dalam penyelenggaraan pendidikan, yaitu standar kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, tenaga kependidikan, pengelolaan, sarana dan prasarana, serta pembiayaan. Kedelapan standar tersebut menjadi pedoman bagi sekolah dalam mengevaluasi dan meningkatkan mutu pendidikan.

Pembahasan selanjutnya berfokus pada pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar untuk mengidentifikasi capaian, menentukan indikator yang perlu ditingkatkan, serta menganalisis akar permasalahan di satuan pendidikan. Hasil analisis tersebut dapat digunakan untuk menentukan prioritas perbaikan dan menyusun program peningkatan mutu sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Dalam sesi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Bapak dan Ibu Guru mempelajari enam tahapan siklus SPMI, yaitu menetapkan, memetakan, merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengendalikan. Tahapan ini menjadi rangkaian proses untuk memastikan peningkatan mutu pendidikan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Selain menerima materi, Bapak dan Ibu Guru juga mengerjakan dua tugas kelompok sebagai bagian dari pendalaman materi dan penerapan konsep yang telah dipelajari.

Pada tugas kelompok pertama, Bapak dan Ibu Guru menyusun presentasi PowerPoint (PPT) yang berisi ringkasan materi Standar Isi berdasarkan peraturan yang ditentukan dalam kegiatan Bimtek. Penyusunan presentasi ini bertujuan memperdalam pemahaman mengenai Standar Isi sebagai salah satu acuan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Pada tugas kelompok kedua, Bapak dan Ibu Guru berdiskusi berdasarkan satuan pendidikan masing-masing untuk menerapkan siklus SPMI pada tahap pemetaan dan perencanaan dengan menggunakan data Rapor Pendidikan. Hasil diskusi dituangkan dalam Lembar Kerja (LK-1), kemudian dipresentasikan untuk memperoleh masukan dan memperkuat pemahaman bersama.

Melalui kedua tugas tersebut, Bapak dan Ibu Guru berlatih memahami regulasi pendidikan, menganalisis kondisi mutu satuan pendidikan, mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan, serta merumuskan rencana perbaikan berdasarkan data. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya Rapor Pendidikan sebagai sumber data utama dalam proses pemetaan mutu sekolah.

Penerapan siklus SPMI berkaitan dengan penyusunan dan pelaksanaan program kerja sekolah, termasuk Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), dan Rencana Kerja Tahunan (RKT). Perencanaan tersebut perlu didasarkan pada hasil evaluasi dan kebutuhan nyata sekolah agar program yang dilaksanakan tepat sasaran.

Materi mengenai pemanfaatan dana BOSP Kinerja Terbaik turut menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang terarah, transparan, dan akuntabel. Penggunaan dana perlu diselaraskan dengan prioritas peningkatan mutu pendidikan serta ketentuan yang berlaku.

Secara keseluruhan, kegiatan Bimtek ini menegaskan bahwa SPMI merupakan sistem penjaminan mutu yang dilaksanakan secara internal oleh satuan pendidikan untuk memenuhi dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Penerapannya membutuhkan prinsip objektif, transparan, akuntabel, komprehensif, partisipatif, dan berkelanjutan, serta keterlibatan berbagai pihak di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, Bapak dan Ibu Guru SMA Putra Nirmala diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam mendukung evaluasi, pemetaan, perencanaan, dan pelaksanaan program sekolah. Dengan memanfaatkan data Rapor Pendidikan dan menerapkan siklus SPMI secara konsisten, sekolah diharapkan dapat membangun budaya mutu dan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Galeri Kegiatan

Kembali
RUANG DISKUSI

Komentar Berita

Sampaikan tanggapan dengan sopan dan saling menghargai.

Login dengan Google untuk ikut berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi tanggapan.